Tim Gabungan Kembali Jaring 60 Pelanggar PSBM Tampan


Image : Tim Gabungan Kembali Jaring 60 Pelanggar PSBM Tampan
Tim gabungan saat razia Minggu (20/9/2020) malam di Jalan Purwodadi, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tampan. - Pekanbaru.go.id

PEKANBARU -- Tim gabungan Bidang Penegakan Hukum Gugus Tugas Covid-19 Kota Pekanbaru, Minggu (20/9) malam kembali menjaring sebanyak 60 pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di Kecamatan Tampan.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Satpol PP Pekanbaru Burhan Gurning melalui Kepala Bidang Operasional dan Ketertiban Masyarakat Yendri Doni menyebutkan, dari 60 pelanggar tersebut 30 di antaranya diberikan sanksi sosial seperti membersihkan sampah.

"Sementara 30 lainnya diberikan sanksi teguran," ungkapnya, Senin (21/9) siang.

Disampaikan Doni, puluhan pelanggar yang terjaring masih didominasi oleh warga yang beraktivitas di atas pukul 21.00 WIB dan ada juga yang tidak menggunakan masker.

"Yang paling banyak memang yang masih beraktivitas di atas pukul 09 malam," ucapnya.

Seperti diketahui, guna memutus sebaran wabah Covid-19, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah memberlakukan PSBM di Kecamatan Tampan terhitung 15 September hingga 28 September mendatang.

Sesuai Peraturan Walikota (Perwako) Nomor 160 Tahun 2020 yang mengatur tentang PSBM, saat PSBM berlangsung seluruh aktivitas warga dibatasi dari pukul 21.00 - 07.00 WIB. Ada sanksi administratif berupa kerja sosial hingga bayar denda bagi pelanggar. (kominfo2/rd1)

 


Logo Pemkot

Pekanbaru.go.id

Portal Resmi Pemerintah Kota Pekanbaru Provinsi Riau

Tulis Komentar

[07/05/2026] Guru dan Nakes Dominasi Kebutuhan CPNS di Pemko Pekanbaru [07/05/2026] UNRI Dukung Pelebaran Jalan Bangau Sakti, Pemko Siapkan Kajian Teknis [07/05/2026] Pemko Pekanbaru Tunggu Kebijakan Pusat Terkait Penerimaan CPNS dan PPPK [07/05/2026] Pemko Pekanbaru Bakal Perluas Wilayah Sasaran Program 1 ASN 1 RW [07/05/2026] Pemko Pekanbaru dan APJATEL Perkuat Kolaborasi Penataan Kabel Telekomunikasi [07/05/2026] HUT PWI Ke-80 dan HPN, Pemko Pekanbaru: Pers Jembatan Komunikasi Pembangunan Daerah