DPP Prioritaskan Kios Bagi Pedagang Korban Kebakaran di STC


Image : DPP Prioritaskan Kios Bagi Pedagang Korban Kebakaran di STC
Kepala DPP Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut - Pekanbaru.go.id

PEKANBARU -- Pembangunan Sukaramai Trade Center (STC) hampir rampung. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru akan memprioritaskan pedagang korban kebakaran untuk menempati kios dalam STC tersebut. 

Kepala DPP Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan, ada sekitar 1.200 pedagang bekas korban kebakaran yang saat ini menempati tempat penampungan sementara (TPS). 

"Tentu pedagang korban bekas kebakaran ini diprioritaskan dulu untuk menempati kios dalam STC. Mereka mulai dipindahkan akhir bulan ini," kata Ingot, Selasa (28/1/2020). 

Dijelaskannya, saat ini tersedia sebanyak 1.900 kios dalam STC. Pada bangunan lama hanya ada 1.400 kios pedagang. Jumlah kios saat ini dipastikan dapat menampung seluruh pedagang korban kebakaran tahun 2015 silam. 

Kios saat ini tersedia dengan beberapa jenis ukuran. Kios saat ini pun didesain lebih bagus dari bangunan kios sebelumnya. 

"Pekerjaan dari bangunan STC sendiri sudah mencapai 90 persen. Untuk kios sudah selesai, paling tinggal untuk dekorasi yang dilakukan masing-masing pemilik toko," jelasnya. 

Pemindahan pedagang dari TPS akan dilakukan secara bertahap. Seiring itu juga akan dilakukan pembongkaran TPS, yang akan dibangun kembali sebagai tempat lahan parkir kawasan STC. (Kominfo6/RD2)


Logo Pemkot

Pekanbaru.go.id

Portal Resmi Pemerintah Kota Pekanbaru Provinsi Riau

Tulis Komentar

[19/04/2026] IKLA Rayakan Milad ke-25, Perkuat Silaturahmi dan Dukungan untuk Pembangunan Pekanbaru [19/04/2026] Dishub Pekanbaru Gandeng Kepolisian Cegah Aksi Pencurian Fasilitas Umum [18/04/2026] Tingkat Kepuasan Warga Terhadap Kepemimpinan Walikota Agung Capai 77,12 Persen [17/04/2026] Wali Kota Pekanbaru Resmikan Masjid Miftahul Huda [17/04/2026] Penertiban Kabel FO Bakal Berlangsung pada Mei 2026 Mendatang [17/04/2026] Wako Bakal Evaluasi Pelaksanaan WFH di Pemko Pekanbaru