Jokowi Ingin Pekanbaru Jadi Jantung Ibu Kota Sumatera M Jamil dilantik sebagai ketua Taekwondo Indonesia (TI) masa jabatan 2019-2023. Pelantikan digelar di Hotel Pangeran, Jumat (18/1) malam.Wali Kota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus, ST, MT menghadiri sekaligus menyaksikan pertandingan pembuka Iven Proliga 2019 putaran II yang dilaksanakan di Gelanggang Remaja Jalan Jendela Sudirman, Jumat (18/1).Jika dikelola dengan baik, kalangan legislatif di DPRD Kota Pekanbaru yakin, Danau Buatan atau Bandar Kayangan di Kecamatan Rumbai Pekanbaru bisa menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) Kota Pekanbaru. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Pagi Arengka, Jumat (18/1).Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp267 miliar yang bersumber dari APBN murni 2019.Program bank sampah yang saat ini terus digalakkan oleh pemerintah kota Pekanbaru mendapat dukungan penuh oleh kalangan legislatif di DPRD kota Pekanbaru.Selain dana desa yang sudah dikucurkan pemerintah pusat, tahun ini kelurahan juga akan mendapatkannya. Hal ini juga akan didapat 83 kelurahan di Kota Pekanbaru. Masing-masing kelurahan akan menerima Rp30,8 juta yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tambahan.Sepanjang tahun 2018 lalu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Pekanbaru telah mencatat 193 peristiwa kebakaran terjadi di Pekanbaru.Wako Ingin Ada Tim Voli Profesional di Pekanbaru Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT, optimis jika Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menerima Piala Adipura sebagai kota besar terbersih di Indonesia dari Pemerintah Pusat.Dinas kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil) Pekanbaru, melaksanakan kegiatan jemput bola perekaman e-KTP di Rutan Sialang Bungkuk, Kamis (17/1/2019). Dalam kegiatan tersebut, total ada 50 warga binaan yang melakukan perekaman e-KTP.Musyawarah Kelurahan Pertanggungjawaban Tahunan (MKPT) Usaha Ekonomi Kelurahan Simpan Pinjam (UEK-SP) Amanah Mandiri Kelurahan Sidomulyo Timur , Marpoyan Damai , Kamis (17/01/19) sukses diselenggarakan. "Masjid, selain sarana untuk ibadah, juga untuk membina rohani Islam untuk umat muslim (muslim). Maka setiap pagi Jumat, ada siraman rohani di Masjid Nurusalim ini. Karena ini baik, saya tegaskan ini wajib untuk seluruh ASN di Pemko Pekanbaru," terang Walikota Pekanbaru. Camat Bukit Raya, Wahyu Idris menyatakan bahwa pihaknya sangat berkomitmen untuk membasmi prilaku penyakit masyarakat (Pekat) di wilayah kerjanya. Untuk itu kepada setiap RT dan RW setempat diminta waspada dan jika ada hal yang mencurigakan mesti segera dilaporkan.Mengawali tahun 2019, Camat Tenayan Raya, Abdimas Syahfitra melaksanakan Safari Posyandu. Monitoring ini dilakukan guna meningkatkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat. Bulan ini, Posyandu Seroja Ceria Kelurahan Sialang Rampai menjadi lokasi safarinya.Meski sudah dilakukan penertiban berkali-kali, para pedagang pasar higienis masih saja terlihat berjualan disepanjang jalan Teratai Pekanbaru, dengan alasan kondisi pasar higienis yang sepi pembeli.Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru dalam waktu dekat segera turun memperbaiki kerusakan jalan yang dikeluhkan masyarakat Kota Pekanbaru.Meskipun waktu pemberian vaksin MR secara serentak di Pekanbaru sudah berakhir pada akhir tahun 2018 lalu, untuk masyarakat yang anaknya belum diberi vaksin MR dapat mendatangi Puskesmas terdekat.Saat ini, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru sudah memasang sebanyak 275 tapping box di lokasi wajib pajak seperti rumah makan, restoran, hotel dan tempat usaha lainnya yang ada di Kota Pekanbaru.

Terlepas Halal dan Haram, Sekko Tetap Imbau Masyarakat Ikuti Imunisasi MR

Terlepas Halal dan Haram, Sekko Tetap Imbau Masyarakat Ikuti Imunisasi MR
Ilustrasi Vaksin Campak-Rubella Pekanbaru.Go.Id

PEKANBARU -- Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru, Dr. H. Mohd Noer MBS, SH, M.Si, MH mengimbau kepada seluruh masyarakat Pekanbaru agar turut mensukseskan dan melaksanakan program imunisasi Campak dan Rubella (MR)

Program imunisasi ini dinilai sangat baik untuk dilaksanakan, guna mewujudkan eliminasi terhadap penyakit campak dan rubella, serta kecacatan bawaan akibat rubella (Congenital Rubella Syndrome).

"Berikan imunisasi ini kepada anak usia 9 bulan sampai 15 tahun. Ini adalah program pemerintah pusat yang mana pelaksanaannya serentak di seluruh Indonesia mulai 1 Agustus hingga 30 September 2018," ujar Sekko, Kamis (2/8).

Imunisasi Campak dan Rubella (MR) ini, kata Sekko, merupakan salah satu cara pemerintah melindungi kesehatan di tengah masyarakat. Imunisasi ini bisa didapatkan gratis dibeberapa tempat yang disediakan, seperti Puskesmas, Rumah Sakit, dan sarana pelayanan kesehatan lainnya tanpa dipungut biasa sepersen pun.

"Imunisasi ini baik untuk anak laki-laki dan juga perempuan. Maka dari itu, kami atas nama pemerintah mengajak dan mengimbau masyarakat sekalian, untuk tetap mendukung dan mensukseskan program imunisasi ini ," imbaunya.

Seperti diketahui, Pemerintah Republik Indonesia (RI) telah melaksanakan program imunisasi MR ini diawali pada Agustus-September 2017 lalu hanya untuk di Pulau Jawa. Namun di tahun 2018 ini, pemerintah menggalakkan lagi dan melakukannya serentak di seluruh provinsi di luar pulau Jawa pada 1 Agustus-30 September 2018.

Menteri Kesehatan RI Prof Dr Nila F Muluk, dalam keterangan resminya mengatakan strategi imunisasi MR ini tujuannya untuk mengendalikan bahaya penyakit campak dan rubella yang kemudian dialihkan dengan pemakaian vaksin campak menjadi vaksin MR. Vaksin MR merupakan kombinasi dari vaksin Campak/Measles (M) dan Rubella (R), yang baik digunakan untuk perlindungan terhadap penyakit Campak dan Rubella.

"Vaksin MR ini 95 persennya efektif untuk mencegah penyakit Campak dan Rubella. Vaksin ini aman dan telah digunakan lebih dari 141 negara di dunia. Kalau terkait haram atau ada yang menyangka ini haram, MUI sudah jelas dalam peraturannya No. 4 tahun 2016 bahwa imunisasi pada dasarnya dibolehkan (mubah) sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya suatu penyakit tertentu," ujar Menkes.

Dirinya juga mengatakan Imunisasi MR ini diberikan untuk melindungi anak Indonesia dari berbagai penyakit kelainan bawaan, seperti gangguan pendengaran, gangguan penglihatan, kelainan jantung dan retardasi menta yang disebabkan adanya infeksi rubella pada saat kehamilan.

Adapun prosedur pelaksanaan imunisasi ini, Menkes menganjurkan agar sebaiknya dilakukan dalam keadaan sehat. Jika kondisi anak sedang dalam kondisi yang tidak sehat, maka sekiranya dapat ditunda dulu untuk melakukan imunisasi MR sampai kondisi anak tersebut menjadi sudah benar-benar sehat.

Mengenai efek sampingnya, Menkes mengakui bahwa efek samping imunisasi MR ini tidak ada, kalau pun ada, itu seperti demam ringan, ruam merah, bengkak ringan dan nyeri di tempat yang disuntikan setelah imunisasi, itu adalah reaksi yang normal dan akan menghilang dalam dua sampai tiga hari.

"Jadi banyak sekali manfaat imunisasi MR Ini. Dan satu yang paling penting, sebelum membawa anak untuk diberikan imunisasi, pastikan anak kita dalam kondisi sehat. Kalau belum sehat tunda dulu sampai sehat. Ayo sukseskan program ini untuk mewujudkan anak Indonesia yang sehat dan berkualitas dimasa mendatang," ajak Menkes. (Kominfo2/RD3).

229

Live Streaming Pekanbaru

Galeri Video





Pengumuman Terkini
Ucapan-Ucapan
Akhbar Islam | Berita Artikel HikmahIUR - Informasi Utama RiauTutorial Jitu Akhbar IslamIndoportal - Portal Berita IndonesiaFirman Santosa - Jasa Web dan Aplikasi Riau