Camat Bukit Raya, Wahyu Idris menyatakan bahwa pihaknya sangat berkomitmen untuk membasmi prilaku penyakit masyarakat (Pekat) di wilayah kerjanya. Untuk itu kepada setiap RT dan RW setempat diminta waspada dan jika ada hal yang mencurigakan mesti segera dilaporkan.Mengawali tahun 2019, Camat Tenayan Raya, Abdimas Syahfitra melaksanakan Safari Posyandu. Monitoring ini dilakukan guna meningkatkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat. Bulan ini, Posyandu Seroja Ceria Kelurahan Sialang Rampai menjadi lokasi safarinya.Meski sudah dilakukan penertiban berkali-kali, para pedagang pasar higienis masih saja terlihat berjualan disepanjang jalan Teratai Pekanbaru, dengan alasan kondisi pasar higienis yang sepi pembeli.Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru dalam waktu dekat segera turun memperbaiki kerusakan jalan yang dikeluhkan masyarakat Kota Pekanbaru.Meskipun waktu pemberian vaksin MR secara serentak di Pekanbaru sudah berakhir pada akhir tahun 2018 lalu, untuk masyarakat yang anaknya belum diberi vaksin MR dapat mendatangi Puskesmas terdekat.Saat ini, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru sudah memasang sebanyak 275 tapping box di lokasi wajib pajak seperti rumah makan, restoran, hotel dan tempat usaha lainnya yang ada di Kota Pekanbaru.Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru, saat ini ada 2.049 industri rumah tangga (IRT) yang beroperasi di Pekanbaru. Dari ribuan tersebut, terbagi lima jenis, diantaranya industri kimia, industri pangan, agro dan kuliner.Diketahui, dua jenis usaha di Kota Pekanbaru, yakni perhotelan dan restoran, tak jujur dalam membayarkan pajak. Sebagian besar kecurangan wajib pajak (WP) itu sebelum dilakukan pemasangan alat perekam transaksi (tapping box) oleh pihak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pekanbaru. Tercatat selisih pembayaran pajak mencapai Rp2 juta - Rp3 juta per bulan.Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) serentak tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun ini akan diikuti sebanyak 149 SMP negeri/swasta dan MTs negeri/swasta.Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB) Kota Pekanbaru, Muhammad Amin menyatakan, Kampung KB merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mewujudkan atau membangun keluarga sejahtera. Awal tahun 2019 ini, ada 3 rancangan peraturan daerah (Ranperda) yang bakal disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) oleh DPRD Kota Pekanbaru.Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru berjanji akan fokus terhadap penanganan banjir, diantaranya menyambung drainase yang terputus. Demikian disampaikan Kepala PUPR Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution ketika di wawancara terkait pembangunan turap selama kurun waktu 2018Sepanjang tahun 2018 Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru telah melatih sebanyak 180 tenaga kerja (naker)Jika tak ada halangan, mulai Februari 2019 mendatang, Wali Kota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus, ST, MT akan menyerahkan pengelolaan Sarana Angkutan Umum Masal (SAUM) Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) dari UPT Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru ke PT Sarana Pembangunan Pekanbaru (SPP)Tidak hanya Jabatan Tinggi Pratama (JPT) yang akan diasessment oleh Wali Kota Pekanbaru, Firdaus. Tetapi, jabatan Direktur Utama (Dirut) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dibawah anak perusahaan PT Sarana Pembangunan Pekanbaru (SPP) juga akan diasessmentBadan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru menertibkan sejumlah reklame yang telah habis masa tayang maupun isidentil yang tidak membayarkan pajakWalikota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus, ST, MT tak henti-hentinya mengingatkan para pedagang di Jalan Teratai untuk kembali masuk berjualan di Pasar Higienis yang dibangun Pemerintah Kota (Pemko) PekanbaruDinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Pekanbaru bersiap melaunching Mal Pelayanan Publik (MPP) yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat iniGuna mengantisipasi lonjakan permintaan menyambut Natal dan Tahun Baru, PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I menambah pasokan elpiji 3 kilogram sebanyak 5 persenDinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru akan melayani jemput bola perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) untuk masyarakat Kota Pekanbaru. Pelayanan jemput bola ini dilakukan serentak secara nasional besok pagi tanggal 27 Desember 2018

Dinsos Amankan 21 Gepeng, Lima Dijemput Keluarga

Dinsos Amankan 21 Gepeng, Lima Dijemput Keluarga
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Bustami. Pekanbaru.Go.Id

PEKANBARU -- Hingga Kamis malam (7/6) kemarin, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru bersama tim yustisi telah menjaring 21 gelandangan dan pengemis (Gepeng) di beberapa titik lokasi. Dari 21 yang dijaring lima orang telah dijemput keluarganya dan mereka rata-rata dari luar kota.

Informasi tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinsos Pekanbaru, Chairani, S.STP, M.Si melalui Kabid Rehabilitas Sosial Bustami. Ia juga menjelaskan pihaknya terus melakukan razia terhadap gepeng. Bahkan pihaknya sudah intensif mentertibkan gepeng sejak selasa malam (5/6) bersama seluruh stakeholder terkait.

"Karena kami tidak bisa bekerja sendiri, kami perlu keterlibatan semua pihak dari masyarakat, Satpol PP sebagai penegak perda dan satker lainnya. Kami juga melakukan penertiban terhadap gepeng, terutama yang berada di bawah umur," katanya.

Dirinya mengakui selama ramadan gepeng dan anjal main kucing-kucingan dengan petugas saat penertiban. Sehingga mereka kewalahan melakukan penertiban. Dengan maraknya kejadian gepeng dan anjal, dirinya ingin menggugah hati masyarakat untuk jangan memberi di lampu merah atau jalanan.

"Karna niat masyarakat untuk memberi di jalanan tak tepat sasaran. Banyangkan saja, lampu merah itu 3 menit, setiap lampu merah berhenti mereka mendapatkan Rp 30 Ribu. Setengah jam ratusan ribu yang mereka dapatkan,"ujarnya.

Ia  juga mengimbau masyarakat yang hendak memberikan sedekahnya melalui lembaga-lembaga yang sah. “Jangan memberikan sumbangan di pinggir jalan ataupun rumah makan. Berikanlah sumbangan anda melalui lembaga resmi. Kami meminta kepada pelaku usaha untuk memberikan peluang kerja bagi masyarakat kelas menengah,"harapnya.

Pihaknya butuh keterlibatan semua pihak dari masyarakat, pelaku usaha serta satker yang ada. "Karena keberadaan mereka tidak serta merta penyelesaiaannya di Dinas Sosial saja. Karena perlu peran serta dari masyarakat agar tidak memberi sesuatu di jalanan.karena dengan memberi di jalanan, akan membuat mereka hidup.  "Jadi stop memberikan apapun kepada gepeng di lampu merah atau tempat-tempat yang membuat mereka semakin hidup, dan membuat mereka malas untuk mencari kerja, apalagi di bulan suci ramadan,”ujarnya.

Sekedar informasi biasanya gepeng dan anjal mangkal di perempatan Jalan Soekarno-Hatta dan Tuanku Tambusai, tepatnya di perempatan Mall SKA Pekanbaru menjadi lokasi mereka berkumpul. Keberadaan merekia cukup mengganggu aktivitas para pengendara.

Terkadang mereka mengganggu jalan raya, meminta secara bergerombolan dan yang lebih parah lagi mereka terkadang meminta dengan memaksa. Selain itu, kadang para gepeng tersebut berkata-kata kotor ketika pengendara tidak mau memberi uang.(Kominfo7/RD1)

83

Live Streaming Pekanbaru

Galeri Video





Pengumuman Terkini
Ucapan-Ucapan
Akhbar Islam | Berita Artikel HikmahIUR - Informasi Utama RiauTutorial Jitu Akhbar IslamIndoportal - Portal Berita IndonesiaFirman Santosa - Jasa Web dan Aplikasi Riau