Plt Wali Kota Pekanbaru, Ayat Cahayadi, S.SI memimpin jalannya rapat Forkopimda di Aula Kantor Wali Kota Pekanbaru, Rabu (30/5), mengaku siap untuk mendukung apa yang diminta oleh Kapolresta Pekanbaru.Di hari pertama penukaran uang pecahan baru, ratusan masyarakat memadati Masjid Raya Annur, Rabu (30/5). Sebagaimana diketahui, Bank Indonesia menetapkan Masjid Raya Annur sebagai tempat untuk penukaran uang pecahan baru.Kepala Dinas Pariwisata Kota Pekanbaru mengatakan untuk memeriahkan hari jadi Pekanbaru ke 234, Juni mendatang, pihaknya akan menggelar kegiatan Pekanbaru heritage.Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru telah mengumunkan jika Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD tahun ajaran 2018/2019 dimulai tanggal 2 Juli mendatang. Bagi wali murid yang ingin menyekolahkan anaknya di usia 6 tahun, wali murid diwajibkan melampirkan hasil uji psikolog.Memasuki pekan kedua Ramadhan, Harga ayam di Pekanbaru mengalami kenaikan. Rabu (30/5) kenaikan harga di kisaran Rp2.000-Rp5.000 perkilogramnya.BIla dibandingkan dengan tahun 2017 lalu terjadi peningkatan tingkat kelulusan siswa SMP sederajat di Kota Pekanbaru.Harga cabai di Kota Pekanbaru mulai mengalami penurunan memasuki pekan kedua Ramadhan, Rabu (30/5).Plt Wali Kota Pekanbaru, H. Ayat Cahyadi, S.Si membuka lomba MTQ antar wartawan se-Riau yang ditaja Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Pekanbaru di Masjid Ar Rahman, Sabtu (26/5).Plt Wali Kota Pekanbaru, H. Ayat Cahyadi, S.Si, telah melakukan kegiatan serah terima sebanyak 2 aset dari Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta.Muhammad Ardi dan Duwi Cut Diana Putri terpilih menjadi bujang dan dara Pekanbaru 2018.Kepala Kepolisian Resort Kota (Polresta) Pekanbaru, Kombes Pol Susanto, Jumat (13/4) sore, mengunjungi Command Center Pemerintah Kota Pekanbaru di Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian yang berada di Jalan Pepaya, Pekanbaru.Pemerintah Kota Pekanbaru melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bank Negara Indonesia (BNI) tentang peningkatan UMKM, Kamis (14/4).Plt Wali Kota Pekanbaru, H. Ayat Cahyadi, S.Si membuka kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Marpoyan Damai, Sabtu (7/4) di Sport Center Andalan Roesmin Nurjadin.Demi memastikan seluruh halte bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) aman dan nyaman bagi penumpang, Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Drs Kendi Harahap MT bersama anggota turun langsung memantau hal tersebut ke lapangan.Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru mulai mengedarkan surat imbauan kepada pedagang dan pengencer ikan kemasan (sarden,red) yang disinyalir mengandung cacing pita.Hingga Maret 2018, Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru mencatat setidaknya 73 orang di Kota Pekanbaru terserang Demam Berdarah Dengue (DBD).Kesempatan Kerja ! April Ini Disnaker Pekanbaru Gelar Job Fair 2018, akan dibuka 17-18 April mendatang di Politeknik Caltex Riau (PCR) Rumbai. Plt Wali Kota Pekanbaru Imbau Pusat Perbelanjaan Sediakan Sarana IbadahPlt Wali Kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, S.Si, menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru untuk meninjau jalan-jalan alternatif yang rusak parah selama adanya pembangunan jembatan flyover. Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pekanbaru ke 234 tahun 2018, Pemko bakal memberikan kado istimewa kepada warga kota.

Dewan : Penjual Makanan Mengandung Zat Berbahaya Harus Ditindak

Dewan : Penjual Makanan Mengandung Zat Berbahaya Harus Ditindak
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Dapot Sinaga. Pekanbaru.Go.Id

PEKANBARU -- Temuan zat berbahaya pada jajanan atau makanan di pasar Ramadhan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) baru-baru ini diharapkan jadi catatan serius oleh semua pihak, baik pemerintah, BBPOM, dan aparat penegak hukum.

Pasalnya, penggunaan zat berbahaya pada jajanan kerupuk nasi hasil temuan tersebut termasuk tindak kejatahan, maka harus diberi sanksi atau hukuman bagi oknum pelaku usaha atau industri rumahan yang dengan sengaja berbuat curang demi meraup keuntungan.

Hal ini disampaikan oleh Dapot Sinaga, anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PDI-Perjuangan.

"Kita minta pengawasan terus diperketat, yang kedua harus ada tindakan tegas oleh pemerintah dan aparat kepolisian kepada oknum pelaku usaha atau industri rumahan yang berbuat curang dengan mencampurkan zat berbahaya seperti borak," ungkap Dapot Sinaga, Senin (28/5).

Menurut Dapot lagi, penggunaan zat seperti borak sebagai bahan campuran makanan itu sangat mengancam kesehatan dan keselamatan konsumen dalam hal ini masyarakat. Bahkan dinilai sebagai pembunuhan secara tidak langsung, maka harus ada hukuman yang setimpal kepada pihak atau oknum pelaku usaha.

"Ini bisa dikatakan pembunuhan secara tidak langsung dan aparat kepolisian harus mengusut tuntas, jika terbukti beri hukuman. Kepada DPP dan BBPOM harus intens melakukan survei terhadap para UMKM dan industri-industri kecil yang menjual jajanan atau makanan, lihat layak atau tidak produk yang dibuat sebelum dipasarkan," imbuhnya.

Sementara itu, pelaku usaha yang ada di Pekanbaru diimbau agar memperhatikan betul kualitas dan jaminan makanan yang dijual ke pasaran, dan tidak semata-mata memikirkan untung besar dengan cara yang salah. Baik yang berskala kecil maupun skala besar.

"Kepada pelaku usaha diimbau tidak semata-mata memikirkan untung besar dengan cara yang salah, jangan seperti itulah karena nanti masyarakat yang jadi korban, berdaganglah dengan cara jujur dan bersih," harap Dapot. (Kominfo3/RD1)

22

Galeri Video



UCAPAN-UCAPAN