Muhammad Ardi dan Duwi Cut Diana Putri terpilih menjadi bujang dan dara Pekanbaru 2018.Kepala Kepolisian Resort Kota (Polresta) Pekanbaru, Kombes Pol Susanto, Jumat (13/4) sore, mengunjungi Command Center Pemerintah Kota Pekanbaru di Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian yang berada di Jalan Pepaya, Pekanbaru.Pemerintah Kota Pekanbaru melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bank Negara Indonesia (BNI) tentang peningkatan UMKM, Kamis (14/4).Plt Wali Kota Pekanbaru, H. Ayat Cahyadi, S.Si membuka kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Marpoyan Damai, Sabtu (7/4) di Sport Center Andalan Roesmin Nurjadin.Demi memastikan seluruh halte bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) aman dan nyaman bagi penumpang, Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Drs Kendi Harahap MT bersama anggota turun langsung memantau hal tersebut ke lapangan.Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru mulai mengedarkan surat imbauan kepada pedagang dan pengencer ikan kemasan (sarden,red) yang disinyalir mengandung cacing pita.Hingga Maret 2018, Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru mencatat setidaknya 73 orang di Kota Pekanbaru terserang Demam Berdarah Dengue (DBD).Kesempatan Kerja ! April Ini Disnaker Pekanbaru Gelar Job Fair 2018, akan dibuka 17-18 April mendatang di Politeknik Caltex Riau (PCR) Rumbai. Plt Wali Kota Pekanbaru Imbau Pusat Perbelanjaan Sediakan Sarana IbadahPlt Wali Kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, S.Si, menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru untuk meninjau jalan-jalan alternatif yang rusak parah selama adanya pembangunan jembatan flyover. Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pekanbaru ke 234 tahun 2018, Pemko bakal memberikan kado istimewa kepada warga kota.PLN Area Kota Pekanbaru menjamin pasokan listrik aman selama proses pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang akan digelar 23-26 April mendatang.

"Tekan Angka Kelahiran, Lakukan dengan Cara Benar"

Program Keluarga Berencana Pekanbaru.Go.Id

PEKANBARU -- Bagi masyarakat yang punya kesadaran untuk menekan lajunya angka kelahiran  dapat dilakukan dengan cara yang benar seperti merencanakan program Keluarga Berencana (KB).

Jika melihat fenomena yang terjadi pada peradaban manusia zaman sekarang, maka kita akan tercengang dengan fakta unik yang terdapat di sejumlah negara maju, seperti Jepang, Korea, dan sejumlah negara maju di bagian barat

"Ketertarikan manusia untuk menyalurkan syahwatnya pada sebuah objek benda seperti boneka seks dewasa ini, mulai marak dan dinilai sangat menyimpang dari aturan hidup normal, sehingga tidak bisa dikatakan dapat menekan pertumbuhan penduduk, apalagi terhadap turunnya angka kelahiran," kata Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (Disdalduk KB) Kota Pekanbaru, M Amin.

Ia menampik, cara tersebut dapat menekan lajunya pertumbuhan penduduk yang terjadi pada jumlah angka kelahiran.

"Memang sih, kalau pria dewasa sudah tidak membutuhkan pasangan wanita lagi atau cenderung menggunakan boneka seks sebagai fasilitas penyaluran syahwatnya, tentu angka kelahiran kemungkinan tidak terjadi. Tapi itu bukan jawaban atau cara tepat yang dilakukan manusia untuk membantu program pemerintah dalam menekan pertumbuhan penduduk," ujarnya Rabu (11/4).

"Atur pola keluarga dengan bijak. Ikuti program KB. Jangan sampai tak kawin-kawin atau menyalurkan syahwatnya dengan boneka seks," imbaunya.(Kominfo2/RD3).

11

Galeri Video



UCAPAN-UCAPAN